Categories

Labels

Identifikasi Eksternalitas Terhadap Perikanan

>> Kamis, 27 Oktober 2011

Identifikasi Eksternalitas Terhadap perikanan secara umum

Perikanan secara umum adalah kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ikan dan lingkungannya mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran, yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan.
Identifikasi Eksternalitas  perikanan secara umum yang dilakukan adalah identifikasi jenis-jenis eksternalitas yang timbul baik positif maupun negatif yang merupakan dampak langsung maupun tidak langsung.

Eksternalitas Positif

-          Potensi perikanan masih tinggi
Potensi perikanan di Indonesia dapat dikatakan masih sangat tinggi karena sektor perikanan tangkap dan budidaya perikanan sangat besar. Potensi yang besar ini menjadi dorongan untuk membuat dunia perikanan Indonesia semakin maju karena kalau soal sumberdaya Indonesia tidak perlu dipertanyaakan lagi potensinya yang sangat besar itu.
-          Kebijakan pemerintah yang mendukung
Sekarang pemerintah sedang menggalakkan minapolitan pada semua daerah yang berpotensi perikanannya. Dengan adanya dukungan ini akan mempercepat dan mempermudah meningkatnya perikanan di setiap daerah di Indonesia.
-          Pembangunan perikanan merupakan pendukung ketahanan pangan.
Ketahanan pangan dunia sekrang sedang terancam, ini menjadi kesempatan Indonesia untuk meningkatkan perikanan demi ketahanan pangan Indonesia dan Ekspor untuk ketahanan pangan dunia.
-          Meningkatkan konsumsi ikan

Semakin tingginya konsumsi ikan/gemar makan ikan di Indonesia dan dunia tentu akan meningkatkan tuntutan produksi perikanan untuk lebih besar sehingga perikanan dapat lebih maju.
-          Bertambah baiknya teknologi perikanan
Produksi perikanan yang tinggi tidak akan tercapai bila teknologi produksinya masih tradisional. Dengan teknologi perikanan yang semakin tinggi dan ramah lingkungan maka produktifitas perikanan pun akan semakin tinggi.


Eksternalitas Negatif

-          Menurunnya ekosistem.

Dengan menurunnya kualitas ekosistem makan sudah tentu akan menurunkan produksi perikanan. Oleh sebab itu ekosistem perairan Indoensia harus dijaga dan dilestarikan.
-          Iklim dan cuaca yang buruk akibat pemanasan global.
Iklim dan cuaca yang buruk dapat mempersulit perikanan terutama perikanan budidaya. Karena ikan budidaya sangat rentan terhadap perubahna iklim dan cuaca sehingga perlu betul-betul dijaga dan diperhatikan.
-          Lemahnya kerangka hukum dalam hal pengaturan dan perangkat hukum penegaknya.
Karena lemahnya hukum terutama hukum perariran dan kelautan, akan semakin memperlemah perikanan Indoensia. Karena kurangnya  perlindungan dan pengawasan terhadap perikanan terutama bagian ilegal fishing.
-          Masuknya pemodal besar yang melakukan transaksi di luar TPI
TPI tidak lagi dijadikan tempat transaksi oleh pemodal besar sehingga pihak dari perikanan tidak memperoleh untuk yang besar karena sudah harga sudah dimainkan oleh pihak ketiga di luar TPI.
-          Adanya perbedaan kepentingan yang dapat menurus ke konflik kepentingan antar alat, sektor dan regional.
Setiap bagian perikanan yang memiliki kepentingan yang berbeda-beda, hanya mendahulukan kepentingannya sendiri dari kepentingan bersama. Sehingga sektor perikanan sudah tidak menjadi prioritas melainkan orang yang terdapat di dalamnya.



Identifikasi Eksternalitas Terhadap Perikanan Tangkap Secara Khusus

Identifikasi Eksternalitas  perikanan tangkap secara khusus yang dilakukan adalah identifikasi jenis-jenis eksternalitas yang timbul baik positif maupun negatif yang merupakan dampak langsung maupun tidak langsung.


Eksternalitas Positif

-          Meningkatnya konsumsi ikan
Semakin tingginya konsumsi ikan/gemar makan ikan di Indonesia dan dunia tentu akan meningkatkan tuntutan produksi perikanan untuk lebih besar sehingga perikanan dapat lebih maju.
-          Bertambah baiknya teknologi alat tangkap ramah lingkungan
Dengan teknologi yang semakin baik maka hasil tangkap akan semakin besar dan lingkungan tetap terjaga sehingga dapat memproduksi lebih banyak ikan lagi
-          Kebijakan pemerintah mendukung
Sekarang sudah banyak kebijakan pemerintah yang mengarahkan untuk peningkatan perikanan di Indonesia terutama pada bidang budidaya.


Eksternalitas Negatif

-          Potensi perikanan tangkap menurun terus
Karena di beberapa daerah di Indoensia penangkapan sudah tergolong over fishing sehingga potensinya sudah menurun. Sehingga tidak dapat meningkatkan perikanan tangkap karena harus dilakukannya pemulihan dulu yang membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
-          Kerusakan dan pencemaran perairan

Pada perikanan tangkap kerusakan lingkungan dapat menurunkan perikanan Indonesia. Karena tidak ada lagi tempat yang baik untuk ikan makan, tumbuh, dan berkembang biak sehingga jumlah ikan akan terus menurun.
-          Lemahnya kerangka hukum dalam hal pengaturan dan perangkat hukum penegaknya
Akibat lemahnya hukum dapat membuat ilegal fishing semakin merajalela. Sehingga perikan Indonesia akan semakin jatuh dan tertinggal.
-          Alat tangkap yang semakin produktif
Alat tangkap yang terlalu produktif menjadi efek negatif bagi perikanan tangkap karena biasanya mengesampingkan ramah lingkungan. Sehingga alat itu dapat menangkap banyak ikan tapi merusak ekosistem tempat ikan itu berkembang.

0 komentar:

Poskan Komentar

Lorem

About Me

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Perikanan
Hanya mahasiswi yang ingin selalu maju
Lihat profil lengkapku

Followers

  © Blogger template Snowy Winter by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP