Categories

Labels

Beberapa Macam Olahan Ikan

>> Kamis, 27 Oktober 2011

STIK IKAN TENGGIRI



Bahan Membuat Stik Nuget Tenggiri :
  • Ikan Tenggiri 150 gram
  • Tepung tapioka 50 gram
  • Telur ayam 2 biji
  • Bawang putih goreng 1 sendok makan
  • Jamur kuping 50 grm, cincang kasar
  • Garam secukupnya
  • Gula 1 sendok teh
  • Merica bubuk secukupnya
  • Tepung pangko 150 grma
  • Tepung terigu 100 gram
  • Minyak Goreng 1 liter
Cara Membuat Stik Nuget Tenggiri :
  1. Haluskan ikan tenggiri dalam food processor. Masukkan tepung tapioka, bawang putih da 1 butir telur. Giling hingga rata.
  2. Tambahkan semua bumbu, masukkan jamur. Aduk rata.
  3. Ratakan adonan dalam loyang beralas plastik. Kukus hingga matang. Angkat, potong 1,5 x 3 cm
  4. Lumuri adonan dengan terigu. Celupkan dalam telur, gulingkan diatas tepung pangko.
  5. Panaskan minyak, goreng stik ikan hingga matang. angkat, sajikan dengan saus sambal atau saus tomat.
Untuk 40 buah

KELEZATAN NUGGET IKAN LELE

Ikan lele merupakan salah satu hasil peternakan yang kaya akan gizi. Ikan lele (Clarias spp.) merupakan ikan air tawar yang dapat hidup di tempat-tempat kritis, seperti rawa, sungai, sawah, kolam ikan yang subur, kolam ikan yang keruh, dan tempat berlumpur yang kekurangan oksigen. Hal ini dimungkinkan karena ikan lele mempunyai alat pernapasan tambahan, yakni arborecent. Ikan lele dapat pula dipelihara di tambak air payau asal kadar garamnya tidak terlalu tinggi.
Ikan lele termasuk dalam famili Claridae dan sering juga disebut mud fish atau catfish. Di Indonesia, ikan lele dikenal dengan beberapa nama daerah, seperti ikan maut (Sumatera Utara dan Aceh), keling (Sulawesi Selatan), dan cepi (Bugis).
Penyebaran lele di Indonesia meliputi Jawa, Sumatera, Bangka, Belitung, Kalimantan, Singkep, dan Sulawesi. Di Indonesia, terdapat lima jenis ikan lele lokal yang sangat terkenal, yakni Clarias batrachus L (lele, kalang, maut, cepa), Clarias leiacanthus Blkr (keli, penang), Clarias nieuhofi CV (lindim, lembat, kaleh), Clarias melanoderma Blkr (duri, wais, wiru), dan Clarias teysmani Blkr (lele kembang, kalang putih). Di antara kelima jenis ini, hanya Clarias batrachus L. yang paling sering dijumpai dan dipelihara karena dagingnya yang lezat.

Pada tahun 1980-an, masuklah varietas lele baru yang dikenal sebagai ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang berasal dari Afrika. Lele dumbo memiliki ukuran yang besar, sehingga dikenal sebagai king catfish. Selain itu, dari segi rasa, ikan lele dumbo lebih unggul daripada lele lokal. Meski demikian, beberapa orang masih tetap fanatik dengan lele lokal karena beberapa alasan tertentu. Dilihat dari komposisi gizinya ikan lele juga kaya fosfor. Nilai fosfor pada ikan lele lebih tinggi daripada nilai fosfor pada telur yang hanya 100 mg. Peran mineral fosfor menempati urutan kedua setelah kalsium.
Peluang usaha pengembangan olahan ikan lele masih besar. Nugget salah satu bentuk olahan dari yang dapat dikembangkan. Respon konsumen terhadap nugget cukup bagus mengingat sekarang ini orang juga memperhatikan kepraktisan sebuah produk. Nugget dapat disimpan dalam bentuk beku. Pengolahan nugget juga dapat memperpanjang daya simpan daging ikan lele. Nugget ikan lele berpotensi untuk dikembangkan. Nugget ikan lele dapat dikonsumsi baik anak-anak maupun orang dewasa.  Rasa nugget lele memang sedikit unik namun tetap lezat sebagai hidangan pelengkap. Nugget merupakan makanan yang disukai anak-anak maupun orang dewasa karena rasanya yang mengundang selera.
Berikut adalah bahan yang dibutuhkan dan cara pembuatan nugget lele :
a) Bahan-bahan
- Ikan lele 250 g
- Telur 1 butir
- Tepung roti 25 g
- Bawang putih 2 siung
- Keju 50 g
- Kecap 1 sendok makan
- Minyak goreng secukupnya
- Bahan pencelup sebelum digoreng
o Tepung roti 25 g
o Telur 1 butir
b) Peralatan
- Kompor
- Gilingan daging
- Penumbuk
- Dandang
- Baskom plastik
- Pisau
- Wajan
c) Cara membuat
Adapun proses pembuatan nugget ikan adalah sebagai berikut:
1. Bersihkan ikan dari sirip, tulang dan bagian lain yang tidak diinginkan lalu cuci hingga bersih
2. Haluskan daging dengan gilingan daging atau penumbuk atau blender.
3. Campur daging hasil gilingan dengan seluruh bahan, lalu uleni hingga merata.
4. Masukkan adonan ke dalam dandang dan kukus selama 25 menit, lalu dinginkan
5. Potong-potong adonan sesuai dengan selera
6. Celupkan potongan adonan ke dalam telur, kemudian gulingkan ke tepung roti beberapa kali.
7. Goreng potongan adonan sampai kering.
8. Nugget siap dikemas atau dimakan.
(Sumber : www.budiboga.blogspot.com)
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Lorem

About Me

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Perikanan
Hanya mahasiswi yang ingin selalu maju
Lihat profil lengkapku

Followers

  © Blogger template Snowy Winter by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP